Dana Bansos Cair Kembali, Masyarakat Dapat Rp600.000 Sebelum Bulan Ramadhan

Belum lama ini pemerintah membagikan bantuan sosial berupa BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai Maret 2022 yang berarti bantuan tersebut akan diberikan dengan jumlah sebesar 600 ribu rupiah.

Pemerintah saat ini sudah memberikan daftar penerima bansos yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat umum melalui website cekbansos.kemensos.go.id yang dapat kamu akses dengan smartphone maupun komputer.

Selain untuk mengecek penerima BPNT Sembako Maret 2022, website cekbansos.kemensos.go.id juga mempunyai daftar penerima KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Daftar penerima bansos ini sudah dikeluarkan sejak bulan Februari dan saat ini sedang menyelesaikan pembagian pada tahap 1 melanjutkan pembagian bansos pada penerima bantuan sosial untuk bulan ini.

Beberapa hal yang dibutuhkan untuk dapat mengecek penerima bansos yaitu KTP dan juga HP atau komputer untuk mengakses aplikasi dari kementrian sosial , Klik disini untuk melihat caranya.

BACA JUGA : Cara Daftar dan Cek Penerima Bansos 2022

Pencairan dana bantuan sosial pada tahap 1 pada bulan Februari hingga Maret 2022 akan dipercepat dan pemerintah telah menargetkat setidaknya kurang lebih 19 juta penerima bansos sembako sebesar 600 ribu rupiah untuk tahap 1.

Bansos sebesar 600 ribu rupiah tersebut merupakan total dari 3 bulan pertama pemberian pada tahap 1 yaitu januari, februari dan maret yang seharusnya diberikan 200 ribu rupiah untuk setiap bulannya untuk 1 tahun. Yang berarti total yang KPM dapatkan sebesar 2,4 juta rupiah dari bantuan BPNT.

Pencairan dana BPNT dapat dicairkan lewat kantor pos yang berada di domisili kamu tanpa harus melampirkan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera). Dan sebagai informasi tambahan bansos sembako dapat dicairkan secara tunai.

Dan untuk saat ini sudah lebih dari 17 juta penerima bantuan sudah mencairkan BPNT-nya sebesar 600 ribu rupiah minggu lalu pada tanggal 9 Maret 2022. Apabila kamu belum mencairkan bantuan sosial kamu, segera cek data kamu pada situs cekbansos.

BACA JUGA :  Indonesia: Serangan Militer Yang Dilakukan Rusia Terhadap Ukraina Tidak Dapat Diterima